0

Membangun Citra Diri Perawat (Self Image in Nursing)

membahas tentang bagaimana membangun citra diri (self image) seorang perawat.

Sebelumnya… Hai, saya seorang mahasiswa keperawatan. Saya sangat bersyukur, harapan saya jadi perawat akan terwujud. Orang-orang terdekat saya banyak yang bertanya, ” kenapa milih keperawatan?”. Jika kamu jadi saya, apa yang akan kamu jawab?

Menurut kamu sosok perawat itu seperti apa?

Online-LPN-Programs2

Sewaktu browsing-browsing diinternet tentang perawat, banyak hal tentang sosok seorang perawat yang saya lihat. mungkin itu menjadi gambaran masyarakat tentang sosok perawat. Dan saya juga pernah mendengar tentang pandangan-pandangan masyarakat tentang perawat. Tentang perawat yang bekerja sebagai pembantu dokter, sebagai pekerjaan yang sibuk (banyak pekerjaan) tetapi gajinya kecil, atau sebagai…

perawat-seksi atau       suster_ngesot_o_o_by_anishaasakura333-d54ja69

Oke… sosok-sosok itu memang saat ini tidak bisa dipisahkan dengan sosok perawat atau suster. Tapi, saya tidak mau dianggap sebagai pembantu dokter, dianggap buang-buang tenaga karena pekerjaan yang banyak tetapi mendapat gaji yang kecil, dianggap sebagai sosok perawat yang seksi, apalagi sebagai calon suster ngesot saat meninggal nanti!!

Mungkin Bapa, Ibu dosen juga khawatir dengan pandangan yang sudah terlanjur beredar sekarang ini. Oleh karena itu, di semester awal ini ada pembelajaran tentang Citra Diri (Self Image) yang bertujuan memberi bimbingan kepada mahasiswa keperawatan untuk membangun citra diri yang baik sebagai seorang perawat nantinya. Dan akhirnya, akan merubah pandangan masyarakat yang buruk tentang sosok perawat. Pembelajaran citra diri ini dimulai dari pengertian citra diri, sebagai berikut :

La Rose (1996), menyebutkan bahwa citra diri adalah gambaran tubuh sendiri yang dibentuk dalam pikiran untuk menyatakan suatu cara penampilan tubuh seperti cantik, dan jelek. Citra diri ini penting dalam proses evaluasi diri dan juga penting dalam pengembangan konsep diri. Hal tersebut didukung oleh Maltz (1996), yang menyatakan bahwa citra diri adalah konsep seseorang mengenai orang macam apa dirinya. Ini merupakan produk masa lalu beserta sukses dan kegagalannya, penghinaan dan kemenangannya, serta orang lain bereaksi terhadap dirinya.

kussein (1997), berpendapat bahwa pada dasarnya citra diri adalah penafsiran seseorang secara subjektif pada dirinya sendiri, oleh karena itu sering terjadi kekeliruan dalam menafsirkan karena individu mengabaikan faktor-faktor objektif yang ada. Contohnya remaja putri menganggap bahwa tubuh mereka kegemukan walaupun pengamat lainnya menilai mereka tidak kegemukan. Memiliki bintik-bintik diwajah maupun memakai kaca mata dapat dianggap sebagai cacat besar, dan memiliki cacat fisik mungkin dapat dipandang sebagai keadaan puncak yang mengarak pada perasaan tidak puas dan penolakan terhadap fisik.

Dapat ditarik kesimpulan bahwa citra diri itu ada ditangan kita sendiri, bagaimaka kita memandang, menggambarkan dan menilai diri kita sendiri. Citra diri dapat dipengaruhi oleh :

  • cara berfikir dan berbicara
  • cara kita melihat dunia luar
  • cara kita dalam memperlakukan orang lain
  • apa yang kita pilih
  • kemampuan kita untuk menerima atau memberi kasih sayang
  • kemampuan kita untuk melakukan sesuatu

Pola pikir kita yang positif, dapat menjadikan pandangan orang lain menjadi positif juga terhadap diri kita. Oleh karena itu, tugas sebagai calon perawat untuk merubah pandangan masyarakat yang buruk adalah dengan berpikir positif. Berpikir bahwa saya bangga menjadi seorang perawat, perawat adalah profesi yang terhormat, perawat adalah profesi yang penting dan dibutuhkan oleh orang banyak, perawat adalah profesi surga, perawat bukan seorang pembantu dokter tetapi rekan kerja dokter, perawat adalah seseorang yang ramah, dan masih banyak hal positif yang harus dibangun oleh kita sebagai calon perawat.

Perawat disarankan memiliki kemampuan yang lebih agar dapat lebih dipandang oleh masyarakat luas. Kemampuan lebih itu berupa kemampuan dalam bidang kesehatan mau pun dalam bidang lainnya. Perawat dapat belajar untuk masuk ke era multiple intellegenci. Dr. Howard Gardner (Harvad University) menjelaskan bahwa ada 8 kecerdasan :

  • Cerdas bahasa : komter
  • Cerdas Gambar : imajinasi tinggi
  • Cerdas Musik : musik terapi
  • Cerdas tubuh : dinamis, kreatif
  • Cerdas matematika dan logika : sains, berhitung
  • Cerdas sosial : membaca pikiran orang lain, empati, caring
  • Cerdas diri dan finansial : sadar kelemahan diri,entrepreuner
  • Cerdas alam : peka terhadap alam sekitar
  • Cerdas spiritual : menyadari makna eksistensi diri, transendental

Dengan kemampuan atau kecerdasan lebih dan membuat prestasi dibidang keperawatan atau dibidang lain, perawat harus mempunyai rasa bangga dengan menggunakan media sosial maupun media massa untuk shared kepada dunia. Jadikan profesi ini menjadi profesi yang membanggakan untuk diri sendiri, keluarga, negara, bahkan dunia.

pinterest-quote-01

Nah… Setelah belajar materi ini, saya tahu jawaban apa yang harus saya jawab untuk pertanyaan “kenapa milih keperawat?”. Gimana dengan kamu? Sekarang, menurut kamu sosok perawat itu seperti apa? 🙂

evaluating-nursing-school-rankingskeep-calm-and-love-nursing-14ian-perawat-muslim

imagesa

Nursing-OC Page

images 1

Semoga pembelajaran tentang citra diri (self image) ini bermanfaat dan bisa direalisasikan pada saat saya telah menjadi perawat nanti. Amin.

 

 

 

 

Referensi :

http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/104/jtptunimus-gdl-yeniwidian-5152-3-bab2.pdf

http://rifacorporation.com/fik-unpad/entrepreneur/citra-diri.html